Selamat Hari Ibu Sedunia! Ya, minggu kedua bulan Mei merupakan peringatan Hari Ibu Internasional atau Hari Ibu Sedunia. Hari Ibu Sedunia pertama kali dirayakan pada 1908 ketika seorang guru sekolah bernama Anna Jarvis mengadakan upacara peringatan untuk ibunya di Gereja Methodist St Andrew di Grafton, Virginia Barat. Ibu Anna Jarvis, bernama Ann Reeves Jarvis, meninggal dunia pada 1905. Anna mendesak negara untuk menetapkan Hari Ibu sebagai libur nasional di Amerika Serikat. Setelah 9 tahun, desakannya membuahkan hasil. Presiden AS saat itu, Woodrow Wilson, menandatangani penetapan hari Minggu kedua pada bulan Mei sebagai hari libur nasional dan perayaan Hari Ibu. Beberapa perusahaan kartu mulai menjual kartu ucapan. Namun, Anna sangat menentang komersialisas,i Hari Ibu. “Kartu ucapan yang di-print tidak ada artinya kecuali bahwa kamu terlalu terlalu malas untuk menulis kepada wanita yang telah melakukan lebih banyak untukmu daripada siapa pun di dunia," kata Anna, dikutip dari Business Insider, Jumat (8/5/2020). Akhirnya Anna memboikot peringatan Hari Ibu dan mengeluarkan tuntutan hukum terhadap perusahaan-perusahaan yang mencari untung. Anna ditangkap karena dinilai mengganggu perdamaian. Sementara itu, perayaan Hari Ibu diadopsi negara-negara lain, sehingga menjadi Hari Ibu Internasional.
Mengapa dirayakan? Dilansir dari History, Anna Jarvis awalnya menganggap Hari Ibu sebagai hari perayaan pribadi antara ibu dan keluarga. Perayaan versinya menggunakan bunga Anyelir berwarna putih dan mengunjungi ibu atau menghadiri kebaktian gereja. Read more...